Petani Wannabe

childhood_5
Khawatirkanlah anak-anak, sebab masa depan generasi berada di tangan mereka.

Lagi-lagi saya mau mengutip tulisan A. Fuadi yang satu ini,

Guru yang baik bagaikan petani. Mereka menyiapkan bahan dan lahan belajar, memelihara bibit penerus, menyirami karakter dengan ilmu, dan memupuk jiwa bibit-bibit itu dengan karakter yang luhur. Guru yang ikhlas adalah petani yang mencetak peradaban.

Ga ada yang lebih nyes ketimbang diingatkan oleh murid sendiri.

“Bentar ya Bu, aku udah denger adzan, kita dengerin dulu…” sambil mengisyaratkan jari telunjuk di bibirnya.

Atau di kesempatan yang lain, “Ibu hafalannya sudah sampai mana?”

Tulus, ga ada maksud pamer atau merasa lebih hebat dari gurunya. Tapi pertanyaan sederhana itu berhasil membuat si guru semakin merasa kerdil. Harus semakin banyak berbenah. Harus semakin rajin belajar.

Dialog sama anak-anak itu tampaknya sepele, tapi seringkali terasa kayak lagi ngobrol sambil dicubit.

Ga ada yang lebih nyes ketimbang mendengarkan celoteh seorang anak,

“Bu, dulu aku kalo lagi kaget atau jatuhin sesuatu suka ngomong, “Ayam! Ayam! Waktu itu aku belum tahu. Terus sekarang aku udah dikasih tahu kan, jadi kalo kaget atau jatuhin sesuatu lagi, aku ngomongnya, “Astaghfirullaah…”

Terus terang, yang beginilah yang justru ga kebayar pake uang…

Uang bisa membuat saya sanggup membeli buku-buku referensi. Tapi celoteh anak, seringkali menasehati saya terlebih dulu ketimbang buku. Uang bisa membuat saya tidur nyenyak, tapi doa murid yang sholeh, in syaa Allaah bisa membantu saya menyicil kasur yang enak di surga. Aamiin.

Ternyata bekerja memang bukan semata-mata mencari uang. Melainkan berbuat lebih dari apa yang sanggup dilakukan oleh uang.

Ya Allaah, tolong kami, ridhai amal kami. Aamiin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s