Sabar = Tetap Bergerak!

the_butterfly_jar__by_lostinthisphotograph

Sayyid Quthb mengawali penjelasan tentang keimanan dalam tafsirnya, Fii Dzilaalil-Quran dengan tafsir surat Al-Ashr.

Tulis beliau,

“Ia adalah gerak, amal, pembangunan, dan pemakmuran menuju Allah. Ia bukan sesuatu yang layu, pasif, dan bersembunyi di dalam hati nurani.”

Kemudian satu sentuhan kalimat akhir dari penjelasan beliau rahimahullah tersebut adalah,

“Keimanan juga bukan sekedar sekumpulan niat baik yang tak tercerminkan dalam sebuah gerak.”

Sabar adalah sebagian dari bukti iman.

Maka bersabar, sama sekali tidak berarti berhenti bergerak.

Sabar, sama sekali tidak sama dengan berdiam.

Sabar, sama sekali tidak sama dengan kelembaman.

Meski memang, ada kalanya sabar membuat kita bergerak melambat…

Ada kalanya sabar membuat kita berhenti sejenak, mengoreksi langkah yang telah tertambat.

Ada kalanya pula, sabar membuat kita memaksa diri memutar ulang kenangan,

memulai lagi langkah baik yang sempat tertunda dan tertahan,

atau memangkas ketergelinciran yang pernah tertawan di tengah jalan, biar tak lagi terulang.

Sabar, adalah dengan tetap bergerak,

meski pelan, sedikit demi sedikit, atau memang dengan percepatan.

Asal tetap terarah, terorganisir, dan fokus pada tujuan.

Begitulah seni mengolah kesabaran,

agar ia menjelma menjadi sebenar-benar kesabaran yang indah…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s